Dimana sebelumnya pembangunan bronjong yang dikaitkan dengan PT Carly Alfa Timur tersebut telah menjadi perhatian Forum Peduli Toraja. Organisasi ini melaporkan dugaan pelanggaran kepada aparat penegak hukum, agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Setelah kepolisian menerbitkan SP2HP atas laporan FPT, publik menantikan tindaklanjut pelaporan dugaan pelanggaran secara transparan. Dan apabila ditemukan dugaan pelanggaran, penyidik juga perlu memeriksa siapa pihak yang bertanggung jawab, bagaimana pekerjaan dilaksanakan, serta apakah teguran dari instansi berwenang telah ditindaklanjuti.
Publik tentu tidak ingin teguran pemerintah hanya berhenti sebagai surat administratif tanpa kejelasan tindak lanjut. Jika terdapat dugaan pelanggaran hukum, penanganannya harus dilakukan secara profesional, berdasarkan bukti, dan tanpa pandang bulu.
Laporan Forum Peduli Toraja kini menjadi salah satu perhatian dalam mengawal dugaan pelanggaran pembangunan bronjong tersebut. FPT juga diharapkan terus mengawal proses penanganan laporan dan meminta aparat memberikan penjelasan mengenai perkembangan perkara, termasuk substansi SP2P yang diterbitkan serta langkah pemeriksaan yang akan dilakukan.















