BERITA

Mahasiswa UNIMEN Juara 1 Video Kampanye Kebudayaan Pekan Budaya Nasional 2026, Ungguli Unhas dan UMI

16
×

Mahasiswa UNIMEN Juara 1 Video Kampanye Kebudayaan Pekan Budaya Nasional 2026, Ungguli Unhas dan UMI

Sebarkan artikel ini

Makassar, Jurnaltivi.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali menorehkan prestasi di kancah nasional.

Prestasi itu diraih Repki Paujan, Nur Qalbi, dan Chandra Fa’izul Putra, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling UNIMEN.

Ketiganya tampil sebagai Juara 1 kategori Video Kampanye Kebudayaan pada Pekan Budaya Nasional 2026 yang digelar Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, 20 Juli hingga 29 Oktober 2026.

Mengusung tema “Kaluppini: Jejak Identitas yang Tak Lekang Waktu”, Repki cs berhasil menyingkirkan 18 kompetitor dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, termasuk tuan rumah Unhas.

Repki mengatakan, kategori Video Kampanye Kebudayaan diikuti 19 perguruan tinggi. Tahapan awal, peserta mengirimkan video kepada panitia pelaksana. Video kemudian dinilai juri kompeten dan diseleksi menjadi 6 besar.

Tim UNIMEN termasuk yang lolos 6 besar dan diundang melakukan presentasi secara langsung di hadapan para juri dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin,” kata Repki, beberapa waktu lalu, Minggu (01/11/2026)

Setelah penilaian menyeluruh oleh tim juri, UNIMEN keluar sebagai Juara 1.

Pastinya kami sangat bersyukur dan bahagia dengan prestasi ini. Ini menjadi bukti bahwa UNIMEN juga mampu bersaing di kancah nasional. Apalagi saingan kami adalah mahasiswa dari kampus top secara nasional. Semoga ke depan lebih banyak lagi mahasiswa UNIMEN yang bisa berprestasi di luar,” terangnya.

Sementara itu, Dosen Pendamping Dr. Muhammad Junaedi menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang membanggakan bagi mahasiswa Bimbingan dan Konseling.

Sebagai dosen pendamping sekaligus Ketua Prodi Bimbingan Konseling, tentunya prestasi yang mereka raih adalah prestasi luar biasa. Mereka bukan berasal dari latar belakang pekerja atau pemerhati film bahkan budaya, namun dengan bekal ilmu Bimbingan dan Konseling mereka terbiasa mendengar, memahami manusia, dan memahami makna di balik perilaku. Pendekatan inilah yang membawa mereka menjadi juara,” ujarnya.

Junaedi menjelaskan, pembuatan video memakan waktu sekitar tiga bulan dengan berbagai dinamika. Salah satunya, video yang telah diambil sebelumnya terhapus sehingga mereka harus melakukan kunjungan ulang ke lapangan untuk mengambil video baru.

Tugas kami sebagai pendamping bukan untuk menentukan jalan, namun memastikan mereka tidak berjalan sendirian. Dan pada malam puncak penganugerahan menjadi bukti bahwa Enrekang dan mahasiswa UNIMEN juga mampu bersaing,” sambungnya.

Junaedi juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor UNIMEN dan seluruh civitas UNIMEN yang telah memberikan dukungan maksimal sehingga mereka bisa tampil sebagai Juara 1.

Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya untuk UNIMEN dan Enrekang, tetapi juga untuk Indonesia.

Selain UNIMEN, Juara 2 diraih tuan rumah Universitas Hasanuddin dan Juara 3 Universitas Muslim Indonesia (UMI). (Tim/JTV)

Penulis: Tim/JTVEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *