Mamuju, Jurnaltivi.com-Setelah sepakan mengikuti pelatihan di Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Sulawesi Barat (Sulbar), di Mamuju, 120 orang pengurus Koperasi Desa (Kopdes) asal Kabupaten Pasangkayu, belum terima honor dari panitia.
“Total honor yang harus kami terima dalam pelatihan tersebut didotal bisa mencapai 800 rupiah. Tergantung dari beberapa item yang harus dibayarkan oleh panitia,” ungkap Hs, pada wartawan, Sabtu (29/11/2025).
Hs, menambahkan, biaya yang ditanggung panitia tersebut berupaya, biaya transportasi sebesar 170 ribu selama 3 hari, biaya pelatihan sebesar 120 ribu selama 3 hari. Dana tersebut ditanggung boleh panitia selama dilangsungkan pelatihan.
“Pelatihan untuk pengurus Kopdes Merah Putih dilangsungkan pada tanggal 21 hingga tanggal 23 November tahun 2025 ini di Hotel Nerlli di Pasangkayu. Namun sayangnya sudah sepekan pelatihan dilangsungkan belum ada tanda tanda honor peserta brlum dibayarkan,” jelasnya.
Ironisnya, peserta yang mengikuti pelatihan dijanjikan honor pelatihan akan cair pada tanggal 25 November lalu.
“Pelatihan sudah berlangsung selama sepekan dana yang dijanjikan hingga saat ini belum juga cair,” katanya.
Kadis Koperasi dan UKM dan Perdagangan, Sulbar, Masriadi Nadi Adjo, yang dihubungi wartawan melalui sambungan whatsapp membenarkan, anggaran pelatihan untuk peserta pelatihan pengurus Kopdes Merah Putih, hingga saat ini belum cair.
“Proses keterlambatan pencairan karena proses pencairan menggunakan sistem GU. Anggaran yang bisa ditarikn kalau memakai sistem GU hanya sebesar 200 juta,” ungkap Masriadi dalam pesan singkat whatsapp.
Untuk peserta pelatihan di Kabupaten Pasangkayu rencana akan dicairkan minggu depan.
“Pastinya pembayaran untuk peserta pelatihan pengurus Kopdes Merah Putih asal Pasangkayu akan dibayarkan minggu depan. Dari sekian banyak kabupaten yang ikut pelatihan baru Kabupaten Mamuju yang sudah rampung,” jelasnya.(m1)



















