BeritaNasionalSorotan

Ikuti Pelatihan Manajemen Reputasi Digital, Humas UNIMEN: Ini Strategi Jaga Nama Baik Kampus di Era Informasi Tak Terbendung

760
×

Ikuti Pelatihan Manajemen Reputasi Digital, Humas UNIMEN: Ini Strategi Jaga Nama Baik Kampus di Era Informasi Tak Terbendung

Sebarkan artikel ini

Makassar, Jurnaltivi.com – Di tengah gempuran informasi digital yang kian tak terbendung, menjaga nama baik institusi bukan lagi sekadar urusan teknis. Butuh strategi jitu, komprehensif, dan tentunya bernafaskan nilai-nilai Islam.

Kepala Humas Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Dr. Baharuddin, S.Pd., M.Pd., ambil bagian dalam Pelatihan Manajemen Reputasi Digital yang digelar Majelis Pustaka dan Informasi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Kegiatan bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, tepatnya mulai 1 hingga 3 Mei 2026. Lokasinya dipusatkan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai sarangnya gagasan-gagasan progresif persyarikatan.

Dalam keterangannya, pria yang juga dosen senior ini menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar seremoni. Ia punya peran strategis, apalagi di era digital yang berubah secepat kilat.

Penguatan reputasi digital harus mencakup integrasi nilai-nilai Islam dalam dakwah digital, strategi membangun citra positif, serta kemampuan membaca persepsi publik dan mengelola krisis komunikasi,” ujar Baharuddin dengan tegas, Kamis (30/4/2026).

Tak berhenti di situ, Baharuddin juga menyoroti pentingnya standar produksi konten, etika jurnalistik, hingga pemanfaatan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).

Semua itu bagian penting dalam memperkuat posisi Muhammadiyah sebagai organisasi modern yang unggul dalam komunikasi publik,” imbuhnya.

Yang paling menarik, pelatihan ini dinilai sangat relevan dengan momentum Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang tengah berlangsung di UNIMEN.

Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan eksposur dan kepercayaan publik terhadap UNIMEN,” tambah Baharuddin.

Ia berharap, hasil dari pelatihan tiga hari ini tak hanya dirasakan oleh dirinya pribadi, tapi juga mampu mendorong Pimpinan Daerah Muhammadiyah serta seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah.

Targetnya jelas: menjadi garda terdepan dalam mengelola komunikasi digital yang efektif, beretika, dan berkemajuan.

Dengan begitu, di tengah arus transformasi digital yang makin dinamis, reputasi organisasi tetap terjaga, makin kuat, dan terus dipercaya masyarakat luas.

Kita harus tunjukkan bahwa Muhammadiyah dan UNIMEN siap bersaian di era digital, tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman kita,” tutup Baharuddin. (Tim/JTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *