BERITA

Pemkab Enrekang Gandeng BPVP Pangkep Gelar Pelatihan Vokasi Batch 5, 128 Peserta Ikut 4 Kejuruan

18
×

Pemkab Enrekang Gandeng BPVP Pangkep Gelar Pelatihan Vokasi Batch 5, 128 Peserta Ikut 4 Kejuruan

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep untuk menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) angkatan Bact 5, Selasa (6/10/2026).

Pelatihan berlangsung selama 20 hari dan diikuti 128 peserta.

Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi.

Adapun peserta di Enrekang terbagi ke dalam empat kejuruan. Rinciannya, Peracikan Minuman Kopi (Barista) 32 orang, Merias Wajah 64 orang, Pembuatan Roti dan Kue 16 orang, serta Pembudidayaan Ikan Air Tawar 16 orang.

Kepala BPVP Pangkep, Ashari Arifuddin, mengatakan BPVP Pangkep menyiapkan 60 paket pelatihan. Jumlah itu tergantung pada kesiapan peserta dan kebutuhan kompetensi.

Biasanya, setiap paket dirancang untuk 16 orang per kelas.

Program ini diharapkan memberi keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun peluang usaha mandiri,” kata Ashari.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kopumkmnakertrans) Enrekang, Hasbar, mengapresiasi kerja sama tersebut.

Menurutnya, pelatihan menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah dalam membina dan meningkatkan kualitas tenaga kerja, terutama lewat peningkatan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Peningkatan kompetensi tenaga kerja juga berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Masyarakat yang punya keterampilan dan kompetensi lebih baik akan lebih berpeluang terserap di dunia kerja maupun menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri,” ujar Hasbar.

Hasbar berharap angkatan Batch 6 bisa kembali digelar di Kabupaten Enrekang. Dengan begitu, pelatihan diharapkan turut menekan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Enrekang Sejahtera untuk Semua.

Bupati Enrekang, Yusuf Ritangnga, saat membuka pelatihan mengatakan, perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan dunia kerja, serta persaingan yang semakin terbuka menuntut SDM kompeten, produktif, inovatif, adaptif, dan berdaya saing.

Karena itu, pembangunan SDM harus menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.

PBK merupakan upaya nyata membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang bisa diterapkan di dunia kerja maupun dikembangkan menjadi usaha mandiri,” kata Yusuf Ritangnga.

Bupati juga berpesan agar peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Peserta diharapkan tidak berhenti pada perolehan sertifikat, tetapi mampu menerapkan ilmu dan keterampilan setelah kembali ke masyarakat.

Dia mendorong peserta memanfaatkan pelatihan sebagai investasi masa depan, baik untuk memperoleh pekerjaan maupun menciptakan peluang kerja bagi diri sendiri dan orang lain.

Pembukaan PBK Batch 5 menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BPVP Pangkep, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan dunia industri dalam menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar.

Bupati berharap kerja sama Pemkab Enrekang dan BPVP Pangkep terus diperluas. Dengan begitu, makin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi. (Tim/JTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *