Kapolres juga mengaku, bahwa alat penambang emas atau PETI yang dibakar jumlahnya ada 4 unit. Pemusnahan PETI atau rakit dompeng tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku penambangan emas ilegal.
“Agar para pelaku tidak mengulangi lagi, semua alat penambang emas di sana dibakar. Sedangkan para pelaku yang diperkirakan berjumpa 8 orang, saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkas Kapolres.(*)
