Morowali, || Jurnaltivi.com || – Tim gabungan personel Polres Morowali mengamankan 1 unit mobil truk bermuatan 500 tabung gas elpiji 3 kg, di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, saat sedang melakukan bongkar muat disalah satu kios milik warga.
“kami mengamankan 1 unit truk 6 roda, yang sedang melakukan bongkar muat gas elpiji 3 Kg, karena ada dugaan tabung gas 3 kg yang disubsidi pemerintah ini ilegal. Terang Iptu. Dicky Armana. Kasat Reskrim Polres Morowali.
Truk bermuatan ratusan elpiji 3 Kg tersebut diamankan dua hari sebelum memasuki bulan Rhamadan, dimana sebanyak 500 tabung gas elpiji yang disubsidi pemerintah tersebut diduga dijual ke Morowali dengan cara ilegal.

Setelah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, RD bersama rekannya dengan inisial MS yang merupakan warga asal Kendari, Sulawesi Tenggara, pada hari selasa 21/3/2023 malam, langsung diamankan ke kantor Polres Morowali untuk penyelidikan lebih lanjut.
Keduanya diamankan oleh Unit Resmob Polres Morowali yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Morowali, Iptu Dicky Armana Surbakti, saat memergoki RD dan MS sedang melakukan aktivitas penjualan tabung gas elpigi 3 kilogram yang disubsidi pemerintah tanpa dilengkapi dengan dokumen sah.
Dari hasil introgasi diketahui kedua orang yang diamankan polisi membeli tabung 3 kg di Kota Kendari, Kemudian dijual kembali kepada pengepul di wilayah morowali dengan harga yang lebih tinggi.
“penindakan kita lakukan untuk menjaga pasokan elpiji dan juga menjaga kestabilan harga terutama pada bulan rhamadan hingga lebaran nantinya, jika ada yang main – main dengan menimbun elpiji dan menjualnya dengan harga yang tidak sesuai dengan harga yang dikeluarkan pemerintah, maka kita akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Tegas Iptu Dicky Armana Surbakti. (Asry/JTV)



















