Direktur PT Polemaju, Hafid, akhirnya meminta opsi lain. Dia meminta agar dilakukan kembali peninjauan titik koordinat di lokasi tambang.
“Sebelum dilakukn penciutan lokasi WIUP PT Polemaju perlu dilkukan peninjauan titik koordinat. Nanti setelah dilkukan peninjauan titik koorfinat baru dilakukan penciutan WIUP,” ujarnya.
Lebih jauh, Hafid, menjelaskan, sebelum melakukan peninjuan titik koordinat. Pihak perusahaan akan melakukan rapat internl perusahaan
“Sebelum dilkukan peninjauan titik koordinat kami harus rapat internal dulu,” tuturnya.
Setelah dilakukan kesepakatan antara pihak perusahaan dengan warga pemilik lahan akhirnya rapat penciutan lahan tambang tersebut ditutup oleh PLT Kadis PTSP Sulbar, Candra Hapati Hasan.(m1)
