Mamuju-Jurnaltivi.com-Selama tahun anggaran 2024 anggaran milik Perusda Kabupaten Majene raib di rekening Perusda berkisaran 5 Milyar Rupiah. Proses pencairan dana tersebut tidak sesuai aturan. Dirut Perusda yang lama, AA mencairkan dana Perusda tidak sesuai aturan. Dirut Perusda Majene yang baru ancam akan laporkan Dirut Perusda lama di Polda Sulbar.
“Dari dokumen yang saya lihat ada tindakan korupsi, dimana pada bulan Februari 2024 Dirut lama mencairkn dana Perusda di rekening sebesar 500 juta posisi uang harusnya ada di Dirut lama dan tidak ada pertanggungjawaban, ” ungkap Dirut Perusda Majene, Muhammad Nurfi Nugraha, dalam keterangan persnya di salah satu warkop di Mamuju, Jumat (22/11/2024).
Muhammad Nurfi Nugraha, menambahkan, bulan Maret Dirut Perusda kembali mencairkan uang Perusda di rekening perusahaan sebesar 200 juta untuk rencana pembuatan rensdis.
“Pada Bulan Juli Saya sudah dilantik kembali mencairkan 220 juta. Alasannya untuk program Perusda ke Kalimantan padahal saya sudah jadi Dirut Perusda, ” jelasnya.
