“Car Free Day harus kita maknai bukan hanya sebagai kegiatan rekreasi, tetapi juga sebagai etalase produk desa dan ajang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pangan lokal,” tambahnya.
Selain pembukaan Car Free Day sebagai ruang publik sehat dan ramah lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyalurkan bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Berdasarkan data, terdapat 273 KPM dari Kecamatan Bontonompo dan 206 KPM dari Kecamatan Bontonompo Selatan yang menerima bantuan PKH dan sembako, dengan total 479 penerima manfaat.
Bupati Gowa menekankan bahwa bantuan sosial ini bukan sekadar bentuk kepedulian pemerintah, tetapi juga strategi memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi ketahanan pangan desa.
“Kartu Keluarga Sejahtera adalah instrumen penting untuk menjaga daya beli masyarakat desa, sehingga mereka tetap produktif mengelola pertanian dan usaha kecilnya, sehingga kemandirian akan tercapai,” jelas Talenrang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gowa, Muhammad Basir dalam laporannya menyebutkan bahwa semangat kolaborasi yang telah terbangun diharapkan dapat membuat masyarakat Bontonompo dan seluruh desa di Gowa semakin berdaya menghadapi tantangan pangan ke depan.
