Enrekang, Jurnaltivi.com – Sebanyak 112 Kepala Desa dari 12 kecamatan se-Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, melakukan audiensi dan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten setempat. Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan mendesak, terutama terkait keterlambatan penyaluran tunjangan (Siltap) bagi aparat desa dan penundaan penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua tahun 2024.
Rapat koordinasi dan silaturahmi yang digelar di Aula Kantor Bupati Enrekang, pada Senin (22/9/2025) itu, diterima langsung oleh Bupati Enrekang, Muh Yusuf Ritangnga, didampingi Wakil Bupati Andi Tenri Liwang, Plt. Sekda Zulkarnain Kara, serta perwakilan dari dinas terkait seperti Keuangan, Dinas Pemerintahan Desa, dan Inspektorat.
Para kepala desa yang tergabung dalam Koordinator Kecamatan Persatuan Kepala Desa (PKD) Enrekang meminta kejelasan mengenai regulasi dan penyebab penundaan tersebut, yang dinilai telah menghambat jalannya pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa.
Dalam dialognya, Bupati Muh Yusuf Ritangnga mengakui kondisi keuangan daerah yang sedang sulit. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini masih fokus pada pembayaran utang-utang prioritas.
