Sinjai, Jurnaltivi.com – Proyek revitalisasi SMAN 8 Sinjai (APBN TA 2025) yang dikerjakan skema swakelola dipertanyakan publik, ditemukan kusen dan daun pintu terbuat dari kayu jati putih (jati Belanda), jenis yang secara teknis tidak ideal untuk konstruksi bangunan sekolah.
Ketua Umum (Ketum) Perserikatan Journalist Siber Indonesia (Perjosi), Salim Djati Mamma, mendesak Gubernur Sulsel mencopot kepala sekolah dan memerintahkan audit Inspektorat atas dugaan penyimpangan spesifikasi dan potensi kerugian negara.
Ketum Perjosi, mengungkapkan, temuan tim investigasi dilapangan melaporkan, bahwa kusen dan daun pintu yang telah dipasang pada bangunan revitalisasi SMAN 8 Sinjai menggunakan kayu yang diidentifikasi sebagai jati putih (jati Belanda). Menurut saksi pekerja berinisial “AN”, kayu yang dipakai “milik Ketua Komite, H. Alimin, diduga masih basah karena baru ditebang”.
“Nah jika benar, kondisi kayu “masih basah” menunjukkan kayu belum melalui proses pengeringan yang memadai sebelum pemasangan, ini kami dapati temuan kami dan saksi dilapangan dan pemberitaan local” tegasnya.
