Sementara itu Media nasional dan internasional kini menyoroti lemahnya pengawasan dalam program unggulan Presiden Prabowo ini.
Pertanyaan Diana Valencia sangat relevan, apa langkah konkret Presiden namun, alih-alih dijawab, pertanyaan tersebut justru dibungkam oleh aparat biro pers.
Ketum Perjosi menuturkan, Insiden pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia ini bukan hanya persoalan internal biro pers, melainkan cermin keterbukaan istana terhadap kritik publik.
“Jika Presiden Prabowo tidak menindak tegas stafnya, maka reputasi pemerintahan dalam menjunjung demokrasi dan kebebasan pers akan tercoreng di mata rakyat,”tutupnya
