Dengan tren positif ini, BAZNAS Enrekang menargetkan komposisi yang lebih berimbang di periode mendatang. Targetnya, dalam lima tahun ke depan, kontribusi dari masyarakat non-ASN dapat ditingkatkan menjadi 70 persen, sedangkan dari ASN menjadi 30 persen.
Targetnya, lima tahun ke depan, atau periode berikutnya sudah 70:30, atau 70 persen non ASN dan 30 persen ASN,” pungkas Ilham Kadir.
Perubahan komposisi ini dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat luas dalam berzakat dan berbagi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu sumber pendanaan. (Tim/JTV)
