Kepala DKPPKB Sulbar, Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa Pos Balita ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari strategi jangka panjang membangun generasi sehat sejak dini.
“Investasi terbaik daerah adalah pada kualitas sumber daya manusianya. Melalui layanan Pos Balita di lingkungan perkantoran, kami ingin memastikan anak-anak tumbuh sehat, terpantau perkembangannya, dan orang tua mendapatkan edukasi kesehatan yang memadai,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan jemput bola di lingkungan ASN ini juga memperkuat budaya peduli kesehatan keluarga sekaligus mendukung target pembangunan kesehatan daerah.
“Ini adalah aksi nyata dukungan terhadap Program PASTI PADU dan komitmen kami dalam menyukseskan visi Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” tambahnya. (**)

















