BERITAKESEHATAN

Audiensi dengan Kemenkes, Pemkab Enrekang Dorong Penguatan Layanan RSU Massenrempulu

1163
×

Audiensi dengan Kemenkes, Pemkab Enrekang Dorong Penguatan Layanan RSU Massenrempulu

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Jurnaltivi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang melakukan audiensi dengan Kementerian Kesehatan RI di kawasan Kuningan, Jakarta, pada Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini digelar untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan dan meminta dukungan di bidang kesehatan.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Plt Direktur RSU Massenrempulu Enrekang, Rahmad Ritangnga.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Enrekang menyampaikan beberapa usulan strategis untuk meningkatkan pelayanan di RSU Massenrempulu. Usulan utama adalah pengadaan alat kesehatan penunjang layanan KJSU KIA yang meliputi layanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

Menurut Pemkab Enrekang, sejumlah peralatan penunjang yang ada saat ini belum sepenuhnya memenuhi standar pelayanan. Kehadiran alat kesehatan baru diharapkan bisa meningkatkan akses dan mutu layanan, sekaligus mengurangi rujukan pasien ke rumah sakit di daerah lain.

Selain alat kesehatan, Pemkab Enrekang juga mengusulkan pengadaan fasilitas laundry rumah sakit. Usulan ini diajukan karena peralatan laundry yang digunakan saat ini merupakan pengadaan tahun 2012 dan kondisinya sudah rusak berat. Fasilitas laundry yang memadai dinilai penting untuk mendukung pelayanan rumah sakit yang bersih, aman, dan higienis.

Pemkab Enrekang juga mengusulkan pengadaan mobil ambulans baru. Saat ini RSU Massenrempulu hanya memiliki dua unit ambulans yang kondisinya sudah rusak sehingga tidak bisa berfungsi optimal.

Usulan lainnya adalah pengadaan kendaraan Unit Transfusi Darah (UTD). Selama ini RSU Massenrempulu belum memiliki kendaraan khusus untuk mendukung pelayanan transfusi darah. Dengan adanya kendaraan tersebut, pelayanan darah diharapkan bisa berjalan lebih cepat dan menjangkau masyarakat maupun fasilitas kesehatan yang membutuhkan.

Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga berharap berbagai kebutuhan yang disampaikan dalam audiensi tersebut bisa mendapatkan perhatian dan dukungan dari Kementerian Kesehatan RI.

Kami berharap Kementerian Kesehatan dapat memberikan dukungan terhadap kebutuhan-kebutuhan yang telah kami sampaikan. Ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Enrekang,” ujar Yusuf Ritangnga.

Sementara itu, Plt Direktur RSU Massenrempulu, Rahmad Ritangnga, mengatakan dukungan dari Kemenkes RI akan berdampak besar terhadap peningkatan kapasitas pelayanan rumah sakit. Menurutnya, tambahan alat kesehatan, fasilitas penunjang, ambulans, hingga kendaraan UTD akan memperkuat layanan kepada masyarakat.

Dengan adanya bantuan tersebut, pelayanan rumah sakit akan semakin baik dan lengkap. Harapan kami, pasien yang selama ini harus dirujuk ke daerah lain bisa ditangani di RSU Massenrempulu karena fasilitas dan layanan yang tersedia sudah semakin memadai,” kata Rahmad.

Rahmad juga menyampaikan bahwa kondisi RSU Massenrempulu saat ini terus mengalami perbaikan. Ia mengimbau masyarakat Enrekang untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di rumah sakit tersebut.

Pelayanan dan fasilitas rumah sakit terus ditingkatkan, mulai dari ketersediaan dokter, alat kesehatan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Karena itu masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke daerah lain,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Kementerian Kesehatan RI menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkab Enrekang. Kemenkes mengapresiasi komitmen Pemkab Enrekang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Pihak Kemenkes menyampaikan bahwa usulan pengadaan alat kesehatan, fasilitas laundry, ambulans, hingga kendaraan Unit Transfusi Darah akan menjadi bahan pembahasan dan evaluasi lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Kemenkes juga berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat untuk mendukung pemerataan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Enrekang. (Tim/JTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *