“Kemitraan taktis dengan BRIN adalah momentum emas yang akan mendongkrak kualitas luaran akademik dosen dan mahasiswa kami ke level tertinggi. Kami ingin memastikan setiap penelitian yang lahir dari rahim UIT bertransformasi menjadi produk inovatif bernilai ekonomi tinggi yang diserap oleh dunia industri. Ini adalah pilar kokoh yang akan mengantarkan akreditasi institusi UIT menuju predikat unggul di kancah nasional,” papar Dr. Ir. Affandy Agusman Aris dengan keyakinan tinggi.
Fondasi Konkret: 6 Pilar Transformasi Sains
Ketua Yayasan Indonesia Timur, H. Haruna., memberikan restu penuh sekaligus mengingatkan bahwa MoU ini harus menjadi mesin penggerak yang produktif. “Kerja sama hebat ini harus langsung diterjemahkan ke dalam program kerja konkret yang dampaknya langsung dirasakan secara multiplikatif oleh sivitas akademika dan masyarakat luas,” pintanya.
Untuk memastikan kesuksesan visi tersebut, kedua lembaga mengunci 6 poin taktis yang akan langsung di implementasikan:
Akselerasi Kompetensi SDM: Rekayasa kapasitas akademik lewat jalur pendidikan tinggi dan sertifikasi keahlian Nasional,dan global.
Sinergi Riset Radikal: Kolaborasi penelitian berbasis invensi ilmu pengetahuan tingkat lanjut.
