Ia menilai sektor peternakan memiliki potensi besar di Sulbar, khususnya di wilayah Mandar yakni Polewali Mandar dan Majene.
“Tahun lalu kita alokasi anggaran kambing cukup besar. Karena memang kita ingin melihat bahwa di Mandar ini, utamanya Polman dengan Majene, peternak-peternaknya itu ahli-ahli semua, pintar-pintar semua. Jadi kalau dikasih kambing yang bagus, tampak bagus hasilnya,” katanya.
Gubernur Suhardi Duka mengakui jumlah bantuan ternak tahun ini mengalami penurunan dibanding 2025 akibat keterbatasan anggaran. Namun ia memastikan program ini akan diperkuat tahun depan.
“Tahun depan, kasih 30 kelompok untuk Kabupaten Majene. Jadi yang tidak dapat tahun ini, tidak usah kecewa, apalagi marah-marah, tidak usah. Karena memang membagi yang tidak cukup itu susah. Semoga rezeki ada,” tegasnya.
SDK juga bercerita pengalamannya saat masih anggota DPR RI pernah menyalurkan bantuan kambing, namun kualitasnya kurang baik.
“Tapi sekarang ini saya gubernur, saya yang pilih bibitnya. Jadi kambing-kambingnya agak bagus,” bebernya.















