Dalam keterangan persnya, Dirlantas Polda Sulsel KBP Dr. H. Pria Budi menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar trofi, melainkan bukti konkret kerja sistematis jajaran Ditlantas Sulsel.Pelajari Panduan SIM
“Clearance rate tinggi berarti kita tidak membiarkan kasus menggantung. Setiap kecelakaan yang masuk proses hukum, kami pastikan selesai dengan cepat, transparan, dan berkeadilan. Ini soal tanggung jawab moral kepada korban dan keluarga,” tegas KBP Pria Budi.
Ia menambahkan, capaian ini diraih berkat sinergi tiga pilar. Demikian dengan penguatan SDM dan Pelatihan berkelanjutan bagi penyidik lalu lintas, termasuk pendalaman teknik penyelidikan modern dan pendekatan restorative justice.
Untuk Digitalisasi Proses, Optimalisasi aplikasi ICELL (Investigation Case Electronic Law Enforcement) untuk memantau real-time setiap tahapan penyidikan, sehingga tidak ada kasus yang “tertidur”.
Sementara, kolaborasi Lintas Sektor juga menjadi titik koordinasi intensif dengan jaksa, rumah sakit, dan dinas terkait untuk mempercepat kelengkapan berkas dan visum et repertum.















