Enrekang, Jurnaltivi.com — Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menata ulang struktur organisasinya setelah memperluas organ kelembagaan dan menambah sejumlah program studi. Sejumlah pejabat struktural dirotasi, sementara beberapa posisi baru diisi untuk memperkuat tata kelola universitas.
Penataan itu ditandai dengan pelantikan pejabat baru dan penggantian antarwaktu pejabat struktural di Ruangan Ujian Kampus I UNIMEN, Jumat (2/10/2026). Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan performa institusi di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat.
Perubahan struktur tidak seluruhnya berupa rotasi. Sejumlah jabatan baru muncul sebagai konsekuensi bertambahnya organ kelembagaan UNIMEN. Di antaranya Dekan Fakultas Agama Islam, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, serta sejumlah Ketua Gugus Penjaminan Mutu.
Achmad Dahlan Muchtar, M.Pd. dipercaya sebagai Dekan Fakultas Agama Islam, sedangkan Fadil Burhan Lai, M.Pd. menjadi Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Pada level penjaminan mutu, Nurwafiqah Amirah Budi, M.Pd. dipercaya memimpin Gugus Penjaminan Mutu Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Agama Islam. Sementara Karmila Pare Allo, M.IP. menjadi Ketua Gugus Penjaminan Mutu Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan.
Rotasi juga terjadi pada sejumlah lembaga strategis universitas. Dr. Baharuddin bergeser dari posisi Ketua Lembaga Pengembangan Institusi dan Promosi (LPIP) menjadi Ketua Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Posisi Ketua LPIP kemudian diisi Dr. Asbar, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris lembaga tersebut.
Perubahan juga terjadi di Lembaga Penjaminan Mutu. Dr. Dian Firdiani dipercaya menjadi ketua menggantikan Dr. Masnur, yang mendapat mandat baru sebagai Ketua Program Studi S2 Pendidikan Dasar.
Sementara itu, posisi Ketua Program Studi S2 Pendidikan Umum dan Karakter dipercayakan kepada Dr. Suparman, yang sebelumnya memimpin Program Studi S2 Pendidikan Dasar.
Pada lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Uli Nuha, M.A.P. dipercaya menjadi Ketua Lembaga Pengembangan dan Pengamalan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (LP2AIK), menggantikan Achmad Dahlan Muchtar.
Posisi yang ditinggalkan Uli Nuha sebagai Kepala Pusat Investasi, Inkubasi Bisnis dan Halal Center kemudian diisi Muhammad Nasrul, M.Pd.
Pergeseran juga menyentuh sejumlah program studi. Syahdan, M.IP. menjadi Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi menggantikan Muhammad Nasrul. Abdul Halid Lafif, M.S.M. dipercaya memimpin Program Studi Manajemen Bisnis Internasional, sedangkan Program Studi Pendidikan Nonformal dipimpin Saddam Ramli, M.Pd.
Untuk Laboratorium Universitas, posisi kepala yang sebelumnya masih dijalankan pelaksana tugas kini diisi pejabat definitif. Ir. Sry Wahyuni R, M.T. dipercaya sebagai Kepala Laboratorium Universitas.
Rektor UNIMEN Dr. Syawal Sitonda mengatakan perubahan struktur tersebut bukan semata pergantian personalia. Penataan diperlukan agar struktur organisasi yang semakin lengkap dapat diikuti dengan peningkatan kinerja setiap lembaga, unit, dan program studi.
Struktur organisasi UNIMEN saat ini relatif sudah lengkap dan proporsional sehingga yang diharapkan ke depan adalah semua lembaga dan unit termasuk program studi yang sudah diisi oleh pejabat baru dapat memacu diri untuk menuntaskan segala tanggung jawab yang dibebankan,” kata Syawal.
Menurut Syawal, efisiensi tetap menjadi bagian dari agenda pengelolaan universitas. Namun, efisiensi tidak boleh mengorbankan mutu kelembagaan, termasuk agenda pengembangan karier dosen.
Dengan bertambahnya program studi dan organ kelembagaan, tantangan UNIMEN kini bergeser dari sekadar membangun struktur menjadi memastikan struktur tersebut bekerja efektif. Setiap pejabat baru dituntut menerjemahkan mandat kelembagaannya ke dalam kinerja yang terukur.
Ketua Badan Pembina Harian UNIMEN Kairawan, M.Pd. menekankan pentingnya komitmen dan kerja sama para pejabat yang baru menerima amanah.
UNIMEN ini adalah milik Peryarikatan Muhammadiyah, oleh karena itu kami imbau kepada semua khususnya yang baru dilantik untuk terus meneguhkan komitmen dalam membesarkan Muhammadiyah. Mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai amanah yang diberikan dengan senantiasa memperhatikan arah perjuangan dan kebijakan yang digariskan Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” kata Kairawan.
Pesan tersebut menempatkan penataan struktur bukan hanya sebagai agenda administratif universitas, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan tata kelola amal usaha Muhammadiyah.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Enrekang turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat struktural UNIMEN yang baru dilantik.
Bagi UNIMEN, pekerjaan berikutnya bukan lagi sekadar memastikan setiap posisi terisi. Tantangannya adalah membuktikan bahwa struktur yang semakin lengkap mampu menghasilkan kinerja kelembagaan yang lebih efektif, mutu yang terjaga, dan daya saing universitas yang semakin kuat. (Tim/JTV)















