Bulukumba, Jurnaltivi.com — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi kembali melumpuhkan aktivitas para nelayan, pengusaha ekspedisi, pengusaha tambang dan pengusaha rental mobil, di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sudah tiga hari berturut-turut, para nelayan kesulitan mendapatkan pasokan Solar yang menjadi kebutuhan vital untuk menghidupkan mereka.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah kapal nelayan terpaksa bersandar di dermaga tanpa kepastian, tidak hanya itu mobil pengusaha ekspedisi, tambang dan rental menjadi jejeran kendaraan yang tampak menumpuk di sekitar SPBU maupun SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan), namun tak kunjung diisi karena stok Solar yang kosong.
Kondisi ini dikeluhkan langsung oleh para nelayan lokal, pengusaha ekspedisi, tambang dan rental yang menggantungkan mata pencaharian utamanya pada darar dan jalur laut Tanpa Solar, mereka sama sekali tidak dapat beraktivitas, yang berdampak langsung pada terhentinya pendapatan ekonomi keluarga.















