Jembatan yang sedang dibangun tersebut memiliki panjang sekitar 10 meter dengan lebar 3 meter. Diharapkan dapat menunjang kelancaran aktivitas masyarakat serta mempermudah mobilitas warga antara Desa Menterap dan wilayah Desa Mungguk.
Walau tak mendapat perhatian dari pemerintah, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat dari dua wilayah berbeda ini patut diapresiasi. Dan ini menjadi pengingat pentingnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur dasar, terutama akses penghubung antar desa yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Empaot dapat berjalan lancar sehingga akses penghubung tersebut bisa dimanfaatkan dengan aman dan nyaman ditengah keterbatasan.
Walau warga membuktikan semangat kebersamaan dalam membangun jembatan secara swadaya, namun pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perhatian terutama dalam membangun kebutuhan infrastruktur. (Iwan S/JTV)















