BERITAEDUKASIPolisi

Polres Enrekang Gelar Apel Siaga Bencana, Kapolres Minta Seluruh Instansi Siapkan Personel dan Peralatan SAR

16
×

Polres Enrekang Gelar Apel Siaga Bencana, Kapolres Minta Seluruh Instansi Siapkan Personel dan Peralatan SAR

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Polres Enrekang menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Search and Rescue (SAR) dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam, Kamis (5/11/2026) pagi.

Apel digelar di Lapangan Mapolres Enrekang, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Bamba, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.

Apel dipimpin langsung Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K. Bertindak sebagai perwira apel AKP Agung, SH, MH, dan komandan apel Ipda Sumantri Midar, SH, MH.

Hadir dalam kegiatan itu Kapten Inf Septianus Welem mewakili Dandim 1419/Enrekang, Bahruddin, SH, M.Si mewakili Bupati Enrekang, Kalaksa BPBD Kabupaten Enrekang Syamsul Bahri, ST, Kadis Lingkungan Hidup Enrekang Yarsin Gau, SH, M.Ap, para PJU Polres Enrekang, dan para Kapolsek.

Peserta apel terdiri dari anggota Polres Enrekang 3 SST gabungan Satuan Sabhara, Lantas, dan Intel, anggota Kodim 1419/Enrekang 1 SST, Satpol PP dan Damkar Enrekang 1 SST, BPBD Enrekang 1 SST, Dinas Lingkungan Hidup Enrekang 1 SSR, TRC Dinkes Enrekang 1 SSR, serta UPTD KPH Mata Allo Enrekang 1 SSR.

Kegiatan diawali dengan laporan komandan apel. Setelah itu, Kapolres didampingi komandan apel memeriksa pasukan.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan SAR yang disiagakan dalam kondisi lengkap serta siap digunakan.

Dalam arahannya, Kapolres Enrekang meminta seluruh pihak harus memahami karakteristik dan potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Enrekang agar langkah antisipasi dapat dipersiapkan sejak dini.

“Ujar Kapolres,” demikian disampaikan dalam arahannya.

Kapolres juga mengingatkan pengalaman bencana banjir dan tanah longsor pada 2024. Saat itu, dua dusun sempat terisolasi karena akses jalan terputus, sementara sejumlah rumah warga terdampak banjir.

Kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi kita semua bahwa bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan membutuhkan kesiapan seluruh unsur terkait,” katanya.

Menurut Kapolres, apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Apel harus menjadi momentum memastikan kesiapan nyata seluruh instansi, lembaga, dan satuan.

Apel ini harus menjadi momentum untuk memastikan kesiapan nyata seluruh instansi. Setiap instansi harus mulai melakukan inventarisasi terhadap seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki,” tegasnya.

Kapolres meminta personel, sarana prasarana, logistik, peralatan, hingga dukungan anggaran dipetakan agar bisa dimobilisasi cepat saat keadaan darurat.

Khusus SAR, ia meminta ketersediaan personel dan perlengkapan seperti tali-temali, carabiner, serta peralatan keselamatan lainnya dipetakan. Mengingat belum ada kantor atau pos SAR di wilayah itu, potensi personel dan peralatan dari Polri, TNI, BPBD, dan instansi terkait perlu didata.

Seluruh peralatan yang tersedia harus dipastikan dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu,” ujarnya.

Ia juga meminta pendataan tenda pleton, tenda pengungsian, tempat tidur lapangan, dapur umum, ketersediaan makanan, air bersih, selimut, pakaian, dan kebutuhan dasar masyarakat.

Dinas Kesehatan diminta menginventarisasi tenaga medis, obat-obatan, perlengkapan medis darurat, serta ambulans. Pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas, terutama bagi korban luka, anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Kapolres juga menyoroti perlunya sistem komunikasi alternatif jika jaringan seluler dan internet terganggu. Komunitas ORARI dan unsur komunikasi lain dapat dilibatkan untuk mendukung komunikasi melalui Handy Talky (HT).

Perangkat komunikasi Polri dan TNI menggunakan frekuensi yang berbeda sehingga diperlukan mekanisme komunikasi lintas instansi agar koordinasi tetap berjalan,” jelasnya.

Pada hari berikutnya, Polres Enrekang akan memfasilitasi rapat koordinasi dengan seluruh instansi, lembaga, komunitas, dan unsur masyarakat. Rapat itu bertujuan menyatukan data personel, sarana prasarana, logistik, peralatan, sistem komunikasi, serta dukungan anggaran.

Jangan sampai ketika bencana terjadi, kita baru sibuk mencari personel, peralatan, kendaraan, tenaga medis, maupun sumber daya lainnya. Semua harus dipersiapkan dan dipetakan sejak sekarang,” pungkas Kapolres.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.18 Wita tersebut berakhir pada pukul 08.40 Wita dalam keadaan aman dan tertib. (Tim/JTV)

Penulis: Tim/JTVEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *