Mateng-Jurnaltivi.com-Rumpon tempat dua orang nelayan di Perairan Banana, Kecamatan Budong Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), memancing ditabrak kapal tengker yang melintas di Perairan Babana. Akibat ditabrak kapal Tengker dua orang nelayan dikabarkan hilang, kedua nelayan tersebut dikabarkan hanyut bersama rompon yang ditabrak kapal.
“Berdasarkan informasi yang diterima Pusat industri BPBD Mateng, kedua korban sedang berada di atas rumpon untuk menangkap ikan, tiba tiba kapal Tengker yang melintas nabrak rumpon yang ada dua orang nelayan tersebut tali rompon putus keduanya hanyut bersama rompon,” ungkap Kepala BPBD Mateng, Sigit Dwi Hartono, dalam keterangan tertulisnya di group wa Pusdatin BPBD Mateng, Rabu (1/1/2025)
Dia, menambahkan, kondisi korban saat rompon yang ditempatinya dalam kondisi baik. Rumpon tersebut hanyut kedua korban diperkirakan masih berada di atas rompon yang hanyut akibat tali jangkarnya putus saat ditabrak kapal tengker.
“Hari selasa kemaren kedua korban masih bisa dihubungi hingga pukul 00.00 WITA. Untuk hari ini korban sudah tidak bisa lagi dihubungi,” jelasnya.
Kelurga korban sudah berupaya untuk mencari kedua nelayan yang hanyut terbawa rumpon yang ditabrak kapal Tengker. Korban diperkirakan saat ini sudah berada sekitar 27 mil dari bibir pantai Babana.
Kondisi cuaca yang tidak mendukung akibatnya keluarga korban saat ini kesulitan untuk mencari korbann. Pihak BPBD Mateng saat ini berupaya untuk mencari informasi kedua korban yang dikabarkan hilang akibat rompon tempat mereka mencari ikan ditabrak kapal tengker.
Karena kondisi cuaca ini malam kurang bersahabat pihak BPBD Mateng rencananya besok pagi akan melakukan pencarian korban di lokasi korban diperkirakan hanyut.(Wahid)














