Enrekang, Jurnaltivi.com – Klinik Pratama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Enrekang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi santri serta pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizh Qur’an Preneur AQTIF Internasional Malino. Kegiatan ini dilaksanakan beberapa waktu lalu di ponpes yang terletak di Desa Batu Mila, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sabtu (04/10/2025).
Basruddin, Kepala Lembaga Klinik Pratama BAZNAS Enrekang, dalam pernyataannya menekankan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan bagi kesehatan komunitas pesantren. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi sekaligus layanan kesehatan dasar.
Kami berharap dengan adanya penyuluhan dan pemeriksaan ini, kesehatan para santri dan pengelola pondok dapat terjaga dengan baik serta pencegahan terhadap penyakit yang sering muncul di lingkungan pesantren dapat dilakukan secara efektif,” ujar Basruddin.
Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh para santri dan pengasuh ponpes ini mencakup dua komponen utama, yaitu edukasi melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan langsung.
Materi penyuluhan kesehatan disampaikan secara langsung oleh dr. Alifah Mustabsyirah. Dokter yang menjadi narasumber utama tersebut menyampaikan pentingnya penerapan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta pencegahan penyakit menular yang kerap timbul di lingkungan asrama pesantren. dr. Alifah juga membagikan berbagai tips praktis untuk mengatasi masalah kesehatan sehari-hari.
Sementara itu, layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, serta konsultasi kesehatan gratis secara tatap muka dengan tenaga medis. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, tim Klinik Pratama BAZNAS tidak hanya mengerahkan dokter, tetapi juga tenaga kesehatan lain seperti perawat, bidan, dan apoteker yang turut mendampingi proses pemeriksaan dan memberikan pelayanan obat-obatan yang dibutuhkan.
Ustadz Asbar Andaya, perwakilan pengelola pondok pesantren, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan dukungan dari Klinik Pratama BAZNAS ini. Ia menyatakan harapannya agar kegiatan dengan nilai sosial dan kesehatan yang tinggi seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan sehingga kesehatan dan kualitas hidup warga pondok semakin bertambah baik,” ucap Ustadz Asbar, seperti dikutip dari keterangan pers.
- Kegiatan ini merefleksikan perluasan peran BAZNAS tidak hanya dalam bidang sosial dan ekonomi, tetapi juga dalam sektor kesehatan masyarakat, khususnya di daerah Kabupaten Enrekang. Dengan demikian, layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di kalangan santri sejak dini. (Tim/JTV)



















