Peristiwa

Tertimbun di Dalam Tambang Emas Ilegal Kakek dan Cucu Ditemukan Tewas Mengenaskan di Desa Limbong

558
×

Tertimbun di Dalam Tambang Emas Ilegal Kakek dan Cucu Ditemukan Tewas Mengenaskan di Desa Limbong

Sebarkan artikel ini

Mamuju, Jurnaltivi.com-Miris tertimbun di dalam tambang ilegal kakek dan cucu ditemukan tewas mengenaskan, di desa Limbong, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Korban tertimbun saat mencari bongkahan emas di dalam lobang tikus, Rabu (18/2/2026).

“Korban TITUS (61) dan Irfanal (14) tertimbun di dalam lobang tikus (nama lain tambang emas) sedalam 3 meter. Korban tertimbun saat menambang di dalam lobang tikus tersebut,” ungkap sumber media ini R, warga Kecamatan Kalumpang dalam sambungan telepon, Kamis (19/2/2026).

Dia menambahkan, korban akibat tambang ilegal di Kecamatan Kalumpang sudah sering terjadi. Kejadian ini sudah berulang ulang kali terjadi.

“Untuk kejadian dua orang korban tewas tertimbun di dalam tambang emas untuk kali ini baru lagi terjadi sejak beberapa tahun terakhir ini,” jelasnya.

Proses penambangan emas di lokasi Desa Limbongan ini warga menggal sedalam 3 meter. Di dalam galian tersebut penambang menggali kesamping hingga membentuk lubang di dalam lubang.

Kondisi galian tambang tersebut sangat rawan longsor. Sedikit saja ada batuan di dalam tambang bergeser potensi untuk terjadi longsor sangat beresiko.

Warga yang melakukan penambangan di lokasi ini tidak memikirkan resikonya. Proses penambangan di lokasi ini tidak memakai alat pengamanan. Warga menambang denganenggunakan alat seadanya.

Camat Kalumpang Bram Tosilo, yang dihubungi wartawan media ini melalui sambungan WhatsApp mengatakan belum jelas beritanya.

“Maaf kalo mengenai itu saya belum tahu dan belum jelas beritanya.. Saya dari Mamuju kota beberapa hari lalu, menghadiri pemakaman sopir ambulance Puskesmas Kalumpang yang meninggal. Saya juga belum dapat kabar dari Pemerintah Desa Limbong. Nanti setelah tiba di Kalumpang saya cari tau,” katanya.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi yang dihubungi wartawan media ini melalui sambungan telepon membenarkan adanya dua orang warga tertimbun longsor di Desa Kimbong.

“Saat ini petugas Polresta Mamuju sudah menuju tkp namun karena jarak yang cukup jauh. Akses untuk menuju ke tkp tidak bisa diakses dengan roda dua makanya saat ini pihak petugas masih berupaya menjangkau tkp,” jelasnya.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *