BERITA

Kepala SPPG Diduga Hambat Pembukaan Suspend Dapur MBG Kabuloang, Sudah Diberi Bonus 4 Juta Sebulan

387
×

Kepala SPPG Diduga Hambat Pembukaan Suspend Dapur MBG Kabuloang, Sudah Diberi Bonus 4 Juta Sebulan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, Jurnaltivi.com-Kepala SPPG di dapur MBG Kabuloang diduga menghambat proses pencabutan suspend (penutupan sementara) dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Akibat hambatan yang dilakukan oleh Kepala SPPG tersebut saat ini Dapur MBG Kabuloang I belum bisa beroperasi kembali. Ribuan siswa penerima manfaat MBG sudah ada sekitar dua bulan tidak mendapatkan manfaat.

“IPAL dan SlHS sudah keluar, semua persyaratan ruangan juga sudah dibenahi. Pihak Dinas Kesehatan sudah menyatakan kelayakan untuk dibuka kembali. Namun Kepala SPPG belum merekomendasikan untuk dibuka kembali,” ungkap Ketua Yayasan Insan Sehat Lestari, Andi Muhammad Amir, Selasa (26/5/2026).

Andi Muhammad Amir, menambahkan, alasan dari Kepala SPPG bermacam macam sehingga Dapur MBG Kalukku Kabuloang I hingga saat ini belum juga dibuka suspennya.

“Pihak Dinas Kesehatan sudah memberikan rekomendasi untuk dibuka namun Kepala SPPG belum juga mau merekomendasikan untuk dibuka, ” jelasnya.

Ironisnya menurut, Ketua Yayasan, pihak setiap bulannya memberikan bonus kepada Kepala SPPG sebesar 4 juta rupiah.

“Bonus yang saya berikan murni dari pihak Yayasan tapi kenapa Kepala SPPG tetap berkeras untuk tetap belum mau membuka suspen dari Dapur MBG Kalukku Kabuloang I,” bebernya.

Lebih jauh dia mengatakan, Dinas Kesehatan sendiri sudah 4 sampai 5 kali mendatangi dapur MBG Kalukku Kabuloang I. Kenapa Kepala SPPG ngotot menolak untuk tidak memberikan rekomendasi.

“Saya sebagai Ketua Yayasan berharap pihak BGN mempertimbangkan keberadaan Kepala SPPG Kalukku Kabuloang I. Terlebih lagi yang bersangkutan sangat menghambat program dari presiden Prabowo Subianto,” kesalnya pada wartawan.

Koordinator BGN Sulbar yang coba dihubungi wartawan soal kondisi SPPG Kalukku Kabuloang I hingga saat ini belum bisa dihubungi.

Hingga berita ini diturunkan wartawan media ini masih berupaya menghubungi Koordinator BGN Sulbar.(m1)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *