Makassar, Jurnaltivi.com – Tim adhoc Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah merampungkan tugasnya. Setelah melaksanakan rapat secara maraton selama dua hari, tim adhoc menetapkan AD dan ART, pokok-pokok program kerja IKA Unhas dan rekomendasi Mubes.
Tim adhoc dibentuk berdasarkan Mubes IKA Unhas yang digelar di Hotel Four Points Makassar 2 Mei 2026 lalu. Dimana tim ini diberi tugas khusus untuk membahas Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) IKA Unhas, pokok-pokok program kerja dan rekomendasi Mubes.
Tim adhoc terdiri dari 40 anggota yang berasal dari utusan 24 IKA wilayah (provinsi) dan 16 IKA fakultas ditambah 30 orang tim pendamping.
Keempat puluh tim adhoc adalah yakni Irfan AB (IKA Teknik), Hasan Rahim (IKA Keperawatan), Rahman Pina (IKA Fisip), Prof. Abdul Kadir (IKA Kedokteran), Suardi Bakri (IKA PascaSarjana), Aminullah (IKA Farmasi), Husba Phada (IKA Pertanian), Ekafadly Yusuf (IKA MIPA), Fadlan Ahmad (IKA FIBRA), Andi Firman (IKA Peternakan), Ardiansyah S. Pawinru (IKA FKG), Ziaul Haq Nawawi (IKA FIKP), Safri Arif (IKA Kehutanan), Bayu Arjunah (IKA Hukum), Nur Amin (IKA FKM), Abdul Rachmat Noer, Prof. Ridho Taqwa (Sumsel), Al Furkan (NTB), dr. Ibrahim (Kepri), Subril Razak (Sumut), Hidayah Muallim (Sulsel), Bode Lamanauw (Sulut), Andi Tenri Abeng ( Kalteng), Syahrir Rahim Gani (Jatim), Dahlan Usman (Gorontalo), Sirajuddin (Banten), Nugroho Hamid (Sulbar), Prof. Eliza Meiyani (Di Yogyakarta), Massora (Papua Tengah), Darwin Ismail (Sultra), Taslim Bahar (Sulteng), Iswanto (Jabodetabek), Wina Handayani (Kalbar), Sukiman Andi Sanusi (Kaltim), Prof. Ahmad Alim Bahri (Kalsel), M. Dahlan (Papua), Andi Muliyono (Papua Barat), Sutopo Abdullah (Maluku Utara), Achmad Shadry Hentihu (Maluku) dan Theo De Cunha (NTT).


















