BeritaNasionalPendidikan

Puncak HAN ke-42 di Enrekang Meriah, Bupati: Anak adalah Wajah Masa Depan Daerah

435
×

Puncak HAN ke-42 di Enrekang Meriah, Bupati: Anak adalah Wajah Masa Depan Daerah

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jirnaltivi.com – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Enrekang berlangsung semarak di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian acara yang telah berjalan selama beberapa waktu terakhir.

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga itu diisi dengan berbagai perlombaan dan penampilan yang melibatkan anak sebagai peserta sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk unjuk gigi.

Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga dalam sambutannya menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial belaka. Ia menyebut anak adalah wajah Enrekang di masa depan.

Hari ini bukan sekadar momentum untuk merayakan anak-anak kita. Anak adalah amanah, aset bangsa, sekaligus penentu masa depan Kabupaten Enrekang,” ujar Yusuf Ritangnga di hadapan ratusan anak yang hadir, Minggu (9/8).

Mengusung tema “Melangkah Bersama Budaya, Mengukir Prestasi”, Yusuf Ritangnga mengingatkan agar anak-anak Enrekang tetap mencintai budaya daerah di tengah gempuran teknologi.

Anak-anak kita boleh punya cita-cita setinggi langit dan menguasai teknologi. Tapi jangan pernah lupa dari mana kita berasal. Kenali budayamu, cintai daerahmu, banggakan Enrekang,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Enrekang, Sulviah, melaporkan sejumlah capaian selama rangkaian HAN tahun ini. Salah satu yang paling monumental adalah pengukuhan 179 pengurus Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Enrekang.

Perlu kami laporkan bahwa Forum Anak Kecamatan sudah 7 tahun vakum. Ini tentu mempengaruhi penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Alhamdulillah, hari ini kita sudah mengukuhkan serentak 179 pengurus,” jelas Sulviah dalam laporannya.

Ia menambahkan, sebelum pengukuhan, anak-anak juga melaksanakan Musrenbang Anak yang terbagi dalam lima klaster Kabupaten Layak Anak. Dari forum tersebut, lahir 18 poin Suara Anak yang disampaikan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Enrekang.

Puncak acara semakin semarak dengan digelarnya lomba menari tradisional, lomba menyanyi solo lagu daerah, serta lomba video edukasi tentang dampak buruk penggunaan gadget berlebihan. Tak ketinggalan, ada pula penampilan permainan tradisional yang diharapkan bisa mengajak anak-anak Enrekang meluangkan waktu untuk bermain.

Di sisi lain, DP3A bersama GNI juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Masalah Perempuan dan Anak di 4 kecamatan. Langkah ini sebagai upaya percepatan penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Harapannya setiap masalah perempuan dan anak dapat secara cepat dan tepat terfasilitasi atau terselesaikan,” ungkap Sulviah.

Bunda Forum Anak Massenrempulu Enrekang, Ratnawati Yusuf, turut memberikan semangat kepada anak-anak Enrekang. Ia menyebut suara anak sangat penting dalam pembangunan daerah.

Suara kalian penting. Gagasan kalian berharga. Mimpi kalian adalah bagian dari masa depan Enrekang. Jangan takut bermimpi besar,” katanya penuh haru.

Ratnawati juga mengajak anak-anak untuk menjadi pelopor dan pelapor. Menjadi pelopor dalam hal positif seperti menjaga persahabatan, melestarikan budaya, dan bijak bermedia sosial. Sementara menjadi pelapor jika melihat atau mengalami kekerasan.

Menjadi pelapor bukan berarti mencari kesalahan orang lain. Tapi memiliki kepedulian dan keberanian untuk memastikan tidak ada anak yang dibiarkan menghadapi masalah sendiri,” tegasnya.

Sebagai informasi, peringatan Hari Anak Nasional ke-42 secara nasional jatuh pada 23 Juli 2026. Namun berdasarkan panduan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), perayaan di daerah dapat diselenggarakan sebelum maupun sesudah tanggal tersebut dengan tetap mengedepankan partisipasi anak.

Tema nasional HAN tahun ini adalah “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, sementara Kabupaten Enrekang mengusung tema “Melangkah Bersama Budaya, Mengukir Prestasi”.(Tim/JTV) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *