Enrekang, Jurnaltivi.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan senilai Rp78 juta kepada masyarakat terdampak bencana angin kencang di lima titik wilayah Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu, Minggu (01/11/2026).
Bantuan tersebut menjangkau 46 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana. Penyaluran ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Enrekang untuk membantu meringankan beban masyarakat setelah dilanda musibah.
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. Arsil Bagenda, M.M.
Berdasarkan data penyaluran, bantuan diberikan kepada warga di sejumlah wilayah Kecamatan Alla dan Kecamatan Anggeraja.
Di Kecamatan Alla, bantuan disalurkan kepada warga Kelurahan Kalosi sebesar Rp15 juta untuk lima KK, Kelurahan Kambiolangi sebesar Rp13 juta untuk lima KK, serta Desa Bolang sebesar Rp6 juta untuk dua KK.
Selain itu, BAZNAS Enrekang juga menyalurkan bantuan sebesar Rp35 juta kepada Pemerintah Desa Taulo.
Sementara di Kecamatan Anggeraja, bantuan diberikan kepada enam KK di wilayah Mampu, meliputi Ra’cak dan Sangeran, dengan total bantuan sebesar Rp9 juta.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang, Ir. Arsil Bagenda, M.M., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak bencana angin kencang dan membantu mereka melewati masa sulit setelah musibah,” ujarnya.
Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya menjalankan amanah zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama warga yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.
BAZNAS Kabupaten Enrekang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Enrekang. (Tim/JTV)















