BeritaHallo PolisiPeristiwa

Eksekutor Kasus Kecurangan CAT ASN Luwu Sebut Keterlibatan Oknum Pejabat : Saya Akan Ungkap Semua

736
×

Eksekutor Kasus Kecurangan CAT ASN Luwu Sebut Keterlibatan Oknum Pejabat : Saya Akan Ungkap Semua

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi

Luwu, – || Jurnaltivi.com || RL, tenaga tekhnisi yang disewa vendor dalam seleksi CAT ASN Luwu akan ‘bernyanyi’. RL akan membuka semua dugaan kecurangan yang terjadi saat seleksi itu berlangsung. RL menyebut keterlibatan oknum pejabat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Luwu hingga oknum anggota DPRD Luwu berinisial EB.

RL mengaku mendapat perintah langsung dari vendor yang menyewa jasanya untuk mengatur kelulusan beberapa nama peserta CAT ASN Luwu, diantaranya adik oknum pejabat di BKD Luwu serta oknum anak pejabat tinggi Pemkab Luwu.

“Itu permintaan dari vendor yang menyewa saya. Katanya permintaan bos. Bos yang dimaksud adalah oknum pejabat BKD Luwu dan oknum anak kandung pejabat Pemkab Luwu. Saya hanya eksekutor yang bekerja sesuai permintaan yang menyewa keahlian saya sebagai tenaga IT,” kata RL Sabtu (5/3/2022).

RL mengaku siap mempertanggungjawabkan tindakannya, dia akan menyerahkan diri di Polres. Namun dia meminta penyidik Polres Luwu harus menyidik kasus ini secara profesional dan memeriksa semua nama yang menjadi otak dalam kasus ini.

“Kami hanya orang yang bekerja sesuai perintah. Maka otak dari masalah ini juga harus bertanggungjawab secara hukum,” ujarnya.

RL kemudian menyebut sejumlah nama oknum pegawai di BKD Luwu dan AK oknum pegawai Diskominfo yang berperan aktif dalam kasus ini.

Sementara Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dhany Susanto memastikan akan segera menetapkan tersangka dalam kasus kecurangan seleksi CAT ASN Luwu.

“Segera kita tetapkan tersangka. Nanti rekan-rekan kami kabari ya,” kata Fajar Dhany Susanto kepada wartawan.

Kasus ini kata Fajar menjadi atensi Mabes Polri. Penyidik juga sudah berangkat ke Jakarta mengambil bukti forensik komputer yang digunakan peserta CAT ASN Luwu.

“Kalau hasil forensik komputernya sudah kita pegang, tersangkanya kami sampaikan. Yang pasti sebagai informasi awal kasus ini sudah berstatus sidik,” ungkapnya.

Sebelumnya seleksi calon ASN Luwu diduga terjadi kecurangan. Komputer peserta CAT ASN yang atur rapi di aula Bappeda Luwu dikendalikan dari jarak jauh menggunakan aplikasi netope. (*/Tim/JTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *