Tana Toraja, – || Jurnaltivi.com || Bangkitkan ekonomi industri kreatif, Event Toraja Carnaval yang digelar dilokasi Obyek Wisata Religi Patung Yesus tertinggi di Dunia, yang terletak di Buntu Burake, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, menampilkan sejumlah parade budaya berbalut kearifan lokal.
Hal tersebut dilakukan panitia pelaksana untuk kembali membangkitkan ekonomi kreatif pada sektor pariwisata, yang selama ini terpurak akibat pandemi covid-19 karena adanya pembatasan ruang gerak sehingga nyaris membuat ekonomi pariwisata lumpuh.
Pembukaan Toraja Carnaval yang dihadiri langsung oleh Asisten III Pemprov Sulawesi Selatan, Tautoto Tanaranggina mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, para Forkopimda, dan sejumlah undangan dari berbagai wilayah, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM di sekitar wilayah objek wisata religi buntu burake.
“Prinsipnya, apapun itu intinya demi kemajuan pariwisata, Pemprov Sulsel sangat mendukung, dan kalau perlu dikemas lebih besar lagi dan menghadirkan beberapa kabupaten” ucap Tautoto.
Acara yang disupport pemprov sulsel tersebut rencananya akan terus dilakukan guna menunjang peningkatan pengunjung wisatawan datang ke sulawesi selatan terutama ke toraja yang dikenal unik karena adat dan budayanya yang mendunia.
“Tahun ini saja dananya kita dukung Rp400 juta untuk dua item, salah satunya event Toraja Carnaval,” Tegas Tautoto Asisten III Pemprov Sulawesi Selatan.
Sementara Ketua Toraja Carnaval John Rende Mangontan atau yang akrab disapa JRM, optimis event toraja carnaval akan membawa dampak positif bagi daerah dan masyarakat terutama bagi para pelaku usaha UMKM.
“Melalui event ini kita harap mampu menjadi tonggak bangkitnya kembali kejayaan sektor pariwisata di Toraja. Termasuk meningkatkan pendapatan bagi para pelaku UMKM,” Ucap JRM.(Tim/JTV)



















