BeritaKesehatanNasionalPeristiwa

Pernikahan Dini Berdampak Gizi Buruk dan Stunting Anak Dalam Sosialisasi Gerakan Perempuan

1221
×

Pernikahan Dini Berdampak Gizi Buruk dan Stunting Anak Dalam Sosialisasi Gerakan Perempuan

Sebarkan artikel ini

Peran keluarga sangat penting dalam menunda pernikahan dini dan menangani dampak negatifnya. Keluarga harus memperhatikan kesejahteraan anak dan memperhatikan perekonomian mereka sehingga anak tidak harus menikah di usia muda. Keterlibatan keluarga dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang dampak pernikahan dini sangat membantu dalam membuka wawasan dan pemahaman bagi orang tua yang masih ragu dalam menunda pernikahan dini.

Selain keluarga, masyarakat juga harus turut serta memperkuat penanganan masalah pernikahan dini. Berbagai upaya seperti membuat program keterampilan kerja dan usaha mandiri bagi perempuan, dan mendorong pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum terhadap pernikahan usia dini, dapat membantu menurunkan angka pernikahan dini di Indonesia.

Namun sampai saat ini, kata Indah, masih ada beberapa hambatan dalam upaya menunda pernikahan dini. Seperti tekanan sosial dan budaya, kurangnya akses pendidikan dan pekerjaan untuk perempuan, serta kemiskinan. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi yang tepat untuk menangani hambatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *