Lebih jauh, M Jayus, menjelaskan bantuan yang ditarik itu berupa bor duduk, kunci shok, kompresor dan beberapa jenis peralatan bengkel lainnya.
“Total anggaran untuk pembelian peralatan bengkel dari Bansos tersebut mencapai 30 juta,. Namun anggaran yang diserahkan hanya berkisaran 10 juta” bebernya.
Ramliati, Anggota DPRD Mamuju, yang kini kembali maju sebagai Caleg DPRD Mamuju sona Kecamatan Kalukku, Kecamatan Bonehau dan Kecamatan Kalumpang dengan nomor urut 1 dari Partai Demokrat, membenarkan adanya penarikan Bansos yang dilakukan anggotanya.
“Kami tarik Bansos yang diserahkan kepada kelompok perbengkelan tersebut karena wajar dilakukan. Mereka tidak mau memasang baliho saya. Padahal, saat Bansos tersebut disalurkan ada komitmen yang dibangun,” ujar Ramliati pada wartawan melalui chat WA.
Ramliati, menambahkan, komitmen pada saat Bansos disalurkan harus dipegang. Ada kelompok yang tidak mau pegang komitmen Bansos ditarik.
“Yang bersangkutan itu melanggar komitmen, sehingga wajarlah Bansosnya ditarik. Kelompok penerima Bansos alat bengkel yang ditarik Bansosnga itu menerima beberapa jenis Bansos namun sebagian bansos yang diterimanya dijual,” beber Ramliati.(Gki/JTV)


















