HUKUM

1 Orang Senior Pelaku Pengeroyokan di Hotel Maleo terhadap Lulusan IPDN Ditahan Polisi

668
×

1 Orang Senior Pelaku Pengeroyokan di Hotel Maleo terhadap Lulusan IPDN Ditahan Polisi

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Seorang senior pelaku pengeroyokan lulusan IPDN di Hotel Maleo, Mamuju, yang saat ini tugas di Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) menyerahkan diri di polisi. Pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan di tahan di sel Polresta Mamuju.

“Pelaku kini dikenakan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. Ancaman hukuman 2 tahun penjara,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Jamaluddin yang ditemui di ruangan kerjanya, Senin (22/1/2024).

Jamaluddin, menambahkan, ditetapkannya Opi yang juga anak dari Kadis Ketahanan Pangan Pemlrov Sulbar sebagai tersangka karena berdasarkan dari hasil pemeriksaan saksi hanya satu krang yang melakukan penganiayaan.

“Dua orang rekan pelaku yang sama sama berada di dalam kamar mandi Hotel Maleo tidak ada alat bukti yang menunjukan keterlibatannya dalam mengeroyok, korban, Qadhar Galang Ramadhan, yang juga merupakan junior pelaku di IPDN,” jelasnya.

Orang tua Opi, Kadis Ketahanan Pangan Pemprov Sulbar, Waris, dalam keterangan persnya, dia sangat menyayangkan kejadian yang menimoa anak laki laki satu satunya tersebut.

“Saya sendiri tidak pernah mendidik anak saya untuk jadi tukang berkelahi. Namun karena ini merupakan musibah yang menimoa keluarga saya. Saya sebagai orang tua memibta maaf kepada keluarga koraban.

Waris, menmbahkan, secara pribadi dia sudah mencoba untuk membangun komunikasi dengan keluarga Qadhar Galang Ramdhan. Terlebih lagi keluarga korban penganiyaan ada hubungan keluarga dengan istrinya.

“Saya berharap kepada keluarga korban agar persoalan yang menimpa anak saya dengan Qadhar Gilang Ramdhan dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” harap Waris pada wartawan.

Sebelumnya, seorang lulusan IPDN, Qadhar Galang Ramadhan (23), yang saat ini ditugaskan di jajaran Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) dikeroyok oleh seniornya di IPDN di dalam Hotel Maleo.

“Saat ini korban masih dalam kondisi kritis di RSUD Mamuju.  “Korban sebelum dikeroyok oleh seniornya di IPDN sempat ngumpul bersama letingnya di IPDN untuk persiapan pernikahan rekannya yang lain. Saat di Hotel Maleo, korban tiba-tiba dipanggil oleh seniornya ke toilet. Pelaku yang sudah di dalam toilet langsung mengeroyok korban,” ungkap paman korban, Fuad, yang ditemui di RSUD Mamuju pada Sabtu (20/1/2024).(gki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Kemenkum dengan Seorang…