Sorotan

Gegara Minim Anggaran Puluhan Atlet O2SN Asal Sulbar Terpaksa Ikuti Pembukaan Tanpa Seragam

900
×

Gegara Minim Anggaran Puluhan Atlet O2SN Asal Sulbar Terpaksa Ikuti Pembukaan Tanpa Seragam

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Gegara minim anggaran untuk digunakan biaya pemberabgka6dtan atlet O2SN ke Jakarta, 25 atlet dan pendamping mewakili Sulawesi Barat (Sulbar) ikuti pembukaan O2SN terpaksa tidak pakai seragam dan pelepasan atlet di Mamuju, tidak dilangsungkan seperti tahun lalu.

“Pakaian seragam atlet yang diberangkatkan ke Jakarta untuk bertanding terlambat dicetak. Hal itu dipicu akibat percetakan sablon baju yang lamban. Peserta tidak dilelas secara resmi hanya dilepas di rumah ketua rombongan karena anggaran yang minim,” ungkap Kabid SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Sulbar, Muhammad Faizal, yang dihubungi wartawan vi telepon, Senin (12/8//2024).

Muhammad Faizal, menambahkan, saat dilangsungkannya pemberangkatan atlet O2SN dari Mamuju ke Bandara Tampapadang atlet tidak diberangkatkan secara serentak karena ada atlet dari Kecamatan Tommo Mamuju, yang langsung singgah di Bandara Tampapadang.

“Untuk atlet asal dari Polman yang ikut ke Bandara Tampapadang dengan keluarga atlet asal Mamuju pihak dinas tidak mengetahui itu. Kami dari Disdikbud sudah menganggarkan anggaran transportasi untuk pemberangkatan ke bandara,” ujar Muhammad Faizal.

Menyinggung soal seragam yang tidak ada saat pembukaan menurut, Muhammad Faizal, kebetulan saat dilangsungkan pembukaan sejumlah atlet asal Sulbar ikut dan mereka belum menerima seragam yang terlambat selesai dicetak.

“Sejumlah peserta yang belum memegang seragam ikut hadir di lokasi pembukaan, padahal mereka belum mendapatkan seragam kontingan,” ujarnya.

Jumlah atlet yang ikut dalam O2SN yang digelar di Jakarta tersebut hanya 10 orang saja. Masing masing cabor 2 orang atlet yang mewakili Sulbar.

“Atlet yang diberangkatkan ke Jakarta hanya 10 orang sisanya yang diberangkatkan adalah pendamping,” tutur Muhammad Faizal.

Berita terkait, 25 atlet Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) mewakili Sulawesi Barat (Sulbar) saat diberangkatkan dari Mamuju, menuju Bandara Tampapadang diterlantarkan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemprov Sulbar karena puluhan atlet yang berasal dari 6 kabupaten di Sulbar harus berangkat sendiri sendiri dari rumah ketua kontingan 02SN Sulbar.

“Saya saat mengantar anak saya dari Kota Mamuju menuju Bandara Tampapadang terpaksa mengikutkan sejumlah atlet yang tidak memiliki kendaraan ke bandara. Atlet yang ikut di mobil saya merupakan atlet karate yang berasal dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman), mereka ikut numpang di mobil saya karena tidak ada yang mengantar ke bandara,” ungkap Marlin, salah seorang orang tua atlet, yang dihubungi wartawan via telepon Senin (12/8/2024).(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *