Mamuju-Jurnaltivi.com-Seorang siswa kelas 8 di salah satu SMP di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), dianiya oleh kakak kelasnya hingga pingsan, orang tua tidak terima lapor di polisi.
“Korban anak saya Ninti yang lagi tidur siang sempat dibangunkn rekan sekolahnya alasannya ada yang mencarinya. Korban keluar bersama rekannya, saat melintas di depan rumah pelaku ASM yang merupakan kakak kelas korban, langsung menarik tangan korban dan menganiaya korban,” ungkap bapak korban, Haryanto, pada wartawan dalam keterangannya di pesan suara wa, Rabu (13/11/2024) yang diterima media ini.
Haryanto, menambahkan, korban saat dianiya oleh pelaku sempat dibantu oleh saudar pelaku. Korban dipegang tangannya oleh saudra pelaku akibatnya korban tidak bisa berbuat apa apa.
“Korban yang dipegang tangannya oleh saudara pelaku, korban ditendang oleh pelaku. Akibat aksi penganiayaan tersebut korban pingsan,” jelas Haryanto.
Lanjutnya, saat korban dianiaya oleh pelaku banyak yang menyaksikannya. Suami dari kakak pelaku juga ikut menyaksikan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku.
“Kakak korban yang tidak terima adiknya dianiya oleh pelaku nyaris cekcok dengan saudara pelaku yang hanya menonton bahkan ikut membantu adiknya menganiaya korban,” ujar Haryanto.
Aksi penganiyaan yang dilakukan oleh terlapor terjadi pada hari Kamis (7/11/2024). Orang tua korban baru membuat laporan pada hari Senin (11/11/2024).
Orang tua korban membuat laporan polisi di Polresta Mamuju dengan nomor LP/B/249/XI/2024/SPKT/RESTA MAMUJU/SULBAR Tanggal 11.
Orang tua korban melaporkan pelaku dengan tindakan kekerasan anak dibawah umur.(m1)















