Berita

Sungai Karati’i Meluap Akibatkan Gedung SMPN 6 Kalumpang  Rusak Parah

661
×

Sungai Karati’i Meluap Akibatkan Gedung SMPN 6 Kalumpang  Rusak Parah

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Sungai Karati’i di Dusun Mapo, Desa Siraun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulaweai Barat (Sulbar) meluap akibat hujan derasengguyur sejak bebearapa hari terakhir ini. Akibat meluapnya sungai Karati’i terjang bangunan gedung SMPN 6 Kalumpang mengakibatkan kondisi gedung rusak parah.

“Saat ini kondisi sungai sangat mengkhawatirkan. Jika tidak ada penanganan segera, bukan tidak mungkin gedung sekolah akan rusak bahkan hanyut terbawa arus,” ungkap Arju Taurus salah seorang SMPN 6 Kalumpang kepada media ini saat dihubungi melalui pesan singkat Whatssapp pada Kamis (10/4/2025) pagi.

Arju menambahkan,  selain gedung sekolah yang terancam ambruk akibat diterjang banjir, proses belajar mengajar pun bisa terganggu jika gedung sekolah roboh atau hanyut dibawa air sungai.

“Saya khawatir keselamatan siswa dan giru cuaca saat ini tidak menentu,” katanya.

Banjir yang menggenangi gedung SMPN 6 Kalumpang tersebut  terjadi pada Rabu malam 9 April 2025.Pemicu banjir tersebut akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah tersebut.

Curah hujan Ying tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat tajam hingga meluap ke area gedung sekolah yang berjarak hanya beberapa meter dari bantaran sungai.

Kondisi ini menimbulkan, kekhawatiran dari warga sekitar dan pihak sekolah, termasuk para guru. Mereka khawatir, setiap kali hujan turun bukan tidak mungkin sekolah akan mengalami kerusakan parah atau bahkan hanyut terbawa arus sungai

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah setempat agar sekolah tidak terancam banjir,” ujar Arju.

Saat ini pihak sekolah hanya bisa berharap, pemerintah setempat segera melakukan tindakan antisipatif untuk melindungi fasilitas pendidikan tersebut dari potensi kerusakan lebih lanjut akibat bencana alam. Ia pun mendesak pemerintah agar segera melalukan langkah – langkah mitigasi bencana seperti, penahan gerusan air sungai (bronjong) atau relokasi sekolah ke tempat yang lebih aman.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *