Mamuju-Jurnaltivi.com-Pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra bocor di Jalan Martadinata Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) akibat proyek drainase yang dikerjakan kontraktor. Akibat bocornya pipa PDAM di Jalan Martadinata air PDAM di lokasi pekerjaan drainase tersebut sudah 3 hari tidak mengalir.
“Sejak 3 hari lalu air PDAM di Jalan Martadinata tidak mengalir akibatnya warga sekitaran sudah 3 hari kesulitan air bersih,” ungkap Yuki, salah seorang pelanggan PDAM yang viral di salah satu akun Medsos.
Yuki, menambahkan, kalau pelanggan yang telat membayar rekening air PDAM nya mereka akan mendapatkan denda. Kalau air PDAM tidak mengalir PDAM tidak didenda.
“Seharusnya kalau air PDAM tidak mengalir, PDAM seharusnya didenda, jadi adil,” ujarnya.
Lanjutnya, pihak kontraktor yang mengerjakan proyek seharusnya sebelum melakukan penggalian berkoordinasi dengan pihak PDAM.
“Terjadinya kerusakan pipa PDAM di lokasi proyek drainase karena pihak kontraktor tidak berkoordinasi dengan pihak PDAM,” jelasnya.
Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Manakarra, Arman, yang dihubungi media ini, membenarkan, kalau sejak beberapa hari terakhir ini air PDAM di lokasi proyek drainase di Jalan Martadinata tidak mengalir ke rumah pelanggan.
“Penyebab tidak mengalirnya air PDAM ke rumah pelanggan akibat ada beberapa titik pipa PDAM yang bocor yang dipicu akibat pekerjaan proyek drainase. Pipa yang bocor akibat pekerjaan proyek drainase tersebut titiknya banyak akibatnya pihak PDAM kesulitan untuk mengatasinya,” kata Arman, yang dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (30/4/2025).
Tambah Arman, untuk membenahi pipa yang bocor tersebut pihak PDAM sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan kontraktor yang mengerjakan proyek drainase tersebut
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek drainase di Jalan Martadinata. Pihak kontraktor sudah membantu pihak PDAM untuk membenahi pipa yang bocor tersebut. Namun karena sulitnya membenahi pipa yang bocor tersebut, bahkan petugas PDAM harus menyelam untuk membenahi pipa yang bocor tersebut akibatnya petugas PDAM kewalahan untuk mengatasinya,” bebernya.
Untuk mengantisipasi air bersih dari pelanggan yang terdampak akibat bocornya sejumlah titik di proyek drainase di Jalan Martadinata tersebut pihak PDAM sudah menyiapkan 2 mobil tangki.
“Akibat banyaknya pelanggan PDAM yang terdampak oleh kerusakan pipa akibat proyek drainase tersebut mobil tangki yang disapkan untuk distribusi air bersih tidak mampu mendistribusikan air bersih ke pelanggan,” tuturnya.(m1)


















