Maros, Jurnaltivi.com – Mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) Andi Marshanda Tri Arianti (20) ditemukan tewas, kemarin petang Selasa (13/5/2025), setelah dua hari terseret arus air bah di sungai savana, Dusun Pattenea, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Rabu (14/5/2025).
Jenazah mahasiswi Fakultas Pertanian 2022 Unhas tersebut ditemukan sekitar 5 kilometer dari lokasi awal ia diduga terbawa air bah di Sungai Savana Maros yang deras luapannya saat korban bermain air.
“Jenasah korban di temukan petang selasa (13/5), di hari kedua pencarian tim basarnas dan gabungan dari warga, sejauh lima kilometer dari lokasi awal korban terseret arus,”ujar Kepala Seksi Operasi dan siaga Kantor Pencarian dan pertolongan (basarnas) makassar Andi Sultan.
Andi Sultan menuturkan, pencarian hari kedua dilakukan dengan menyisir aliran sungai sejauh 2,5 kilometer dari hilir.
Metode pencarian dilakukan dengan menyusuri tepian dan teknik body rafting menyusuri derasnya arus.
“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Marshanda langsung dibawa ke Puskesmas Tompobulu sebelum diserahkan ke pihak keluarga.”kata Sultan.
Diketahui, korban Andi Marshanda Tri Arianti (20) terbawa air bah saat berwisata di Sungai Savana Kabupaten Maros, pada Senin (12/5/2025). Di laporkan hilang hal tersebut di terima oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan.
Menurut keterangan, korban Marshanda tri arianti dan tiga temannya sedang berwisata untuk mengisi waktu libur dengan bermandi-mandi di sekitar Sungai Savana.
Ada dua mahasiswi Fakultas Pertanian agribisnis 2022 Unhas di Sungai Savana saat insiden air bah. Satu selamat dan satu lainnya terbawa arus.
Pihak tim basarnas juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu waspada saat beraktivitas di kawasan air, apalagi saat kondisi cuaca tidak bersahabat. (n/JTV)



















