“Mari kita jadikan Tahun Baru Islam sebagai awal perubahan. Kita berhijrah dari kebiasaan kurang baik menuju kebiasaan yang lebih baik dan penuh berkah. Masjid, majelis taklim, dan lembaga keagamaan juga perlu terus menjadi tempat pembinaan umat yang damai dan moderat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat mengisi tahun baru dengan kegiatan bermanfaat, seperti memperbanyak amal baik, peduli sesama, dan berkontribusi membangun daerah. “Jangan ada warga yang tertinggal dari kemajuan yang ada,”tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Pemerintah berharap acara seperti ini bisa terus dilaksanakan dan diikuti lebih banyak masyarakat.
“Kami berharap tokoh agama, ormas Islam, dan masyarakat bisa terus bersinergi dengan pemerintah menjaga kedamaian serta menanamkan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi semua,” pungkas Suparman.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan dzikir bersama yang dipimpin oleh Imam Masjid Agung Enrekang, Ustadz Baso Paharuddin. Dzikir ini menjadi momen untuk memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT di tahun yang baru. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Sudirman Tajang. (Syafar)


















