Penyuluh Pertanian Kecamatan Anggeraja, Barata, yang turut mendampingi kunjungan tersebut menyebutkan bahwa Kecamatan Anggeraja merupakan salah satu penyumbang terbesar produksi bawang merah di Kabupaten Enrekang.
“Untuk tahun 2024, produksi bawang merah di Anggeraja mencapai 152.440 ton,” ungkap Barata.
Menanggapi kunjungan ini, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menyatakan rencananya untuk melakukan kunjungan balasan ke Kalimantan Utara dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama.
“Insya Allah akan segera kita jadwalkan agar kerjasama antar daerah ini bisa segera terlaksana,” kata Bupati Yusuf Ritangnga.
Kerjasama ini merupakan hasil dari Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Kerjasama Antar Daerah (KAD) yang difokuskan pada pemenuhan dan distribusi pasokan pangan. Selain dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Enrekang juga akan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Tarakan.
Rencana kerjasama tersebut akan difasilitasi oleh Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. Diharapkan, kolaborasi ini dapat membantu mengendalikan inflasi, baik di Kalimantan Utara maupun di Kabupaten Enrekang.


















