Majene, Jurnaltivi.com-Sekolah Dasar (SD) No 6 Tanisi di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), sudah 4 tahun mengalami kerusakan parah yang dipicu akibat gempa dengan kekuatan Magnitudo 6,2 yang berpusat di Majene pada tahun 2021 lalu belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Majene.
“Kondisi SD No 6 Tanisi sangat memperihatinkan, bangunannya sudah 4 tahun terancam roboh namun Pemkab Majene belum juga membenahinya. Siswa yang belajar di SD tersebut terpaksa belajar dalam kondisi waspada setiap harinya,” ungkap Wakil Ketua DPRD Majene, Junaedi Nuhung, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan media ini, Minggu (10/8/2025).
Junaedi Nuhung, menambahkan, guru guru yang mengajar di SD ini juga was was, karena takut bangunan ini roboh, apalagi kalau angin kencang tiba tiba muncul.
“Guru dan murid yang mengajar dan belajar di sekolah tersebut selalu khawatir terhadap kondisi bangunan sekolah yang sudah terancam roboh. Kalau muncul angin kencang tidak jarang proses belajar dan mengajar terpaksa dihentikan sementara,” jelasnya.
Lanjutnya, kondisi seperti ini akan disampaikannya ke pihak terkait. Pihak terkait diharapkan akan menganggarkan perbaikan sekolah yang terancam roboh tersebut pada tahun anggaran 2026 mendatang.
“Sekolah ini layak mendapat perhatian dari Pemkab Majene,” ujarnya.
Lebih jauh dia mengatakan, untuk tahun ini sekolah ini kembali tidak mendapatkan anggaran untuk rehab. Untuk tahun 2026 mendatang sekolah ini akan menjadi prioritas untuk mendapatkan anggaran rehab.
“Dipastikan tahun 2025 sekolah ini kembali tidak kebagian anggaran tetapi untuk tahun depan saya jamin sekolah ini akan menjadi prioritas Pemkab Majene. Saya akan memperjuangkan nnya agar tahun depan sekolah ini akan mendapatkan anggaran rehab,” janji Junedi Nuhung.(Syuaib Tanisi)


















