Mamuju, Jurnaltivi.com-HatiĀ hati bagi organisasi pemuda dan mahasiswa karena modus penipuan kini mulai menyasar, dimana Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Sulawesi Barat (Sulbar), menjadi sasaran aksi penipuan dengan modus mencatut nama untuk meminta sumbangan di pejabat dan anggota DPRD Sulbar.
“Pimpinan DPD GMNI Sulbar bersama Pimpinan DPC GMNI Mamuju membuat laporan di Polda Sulbar karena nama organisasi kami dicatut oleh oknum penipu,” ungkap Sugiarto Albert Ketua DPD GMNI Sulbar, dalam keterangan tertulisnya pada media ini Jumat (15/8/2025).
Sugiarto menambahkan, nama GMNI dicatut dengan modus menghubungi pejabat atau anggota dewan di DPRD Sulbar,meminta bantuan ongkos pulang ke Sulbar akibat kehabisan ongkos saat mengikuti Kongres GMNI ke XXIII di Bandung.
“Akibat ulah penipu tersebut Wakil Ketua DPRD Sulbar Munandar Widjaya, tertipu dan mengirimkan dan kepada oknum tersebut sebesar 1 juta rupiah lewat rekening yang dikirimkan oknum penipu tersebut,” kesal Sugiarto.
DPD GMNI Sulbar menegaskan, bahwa seluruh delegasi dan rombongan resmi Sulawesi Barat per hari ini telah berada di Domisili masing-masing pasca Kongres ke XXII GMNI di Bandung sejak tanggal 2 hingga 7 Agustus 2025.
“Kami juga tidak pernah meminta pemerintah daerah atau pejabat lainnya terkait kepulangan dari arena kongres Bandung,” tegasnya.
Atas peristiwa ini Kami merasa dirugikan dengan tindakan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Rombongan GMNI Sulawesi Barat. Kami menyatakan, oknum yang mengatasnamakan kami untuk kepentingan dan keuntungan pribadi adalah oknum yang tidak bertanggung jawab
“Kami mohon kepada pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Barat untuk segera ditindaklanjuti agar tidak ada lagi korban berikutnya,” pintanya.
Laporan GMNI diterima langsung oleh Penyidik Direktur Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sulawesi Barat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Daerah Sulawesi Barat.(m1)

















