Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk meneladani sifat Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam keseharian kita, terutama dalam bekerja dan melayani masyarakat,” pesan Bupati.
Ia menekankan bahwa dengan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, kabupaten Enrekang dapat menjadi semakin damai dan sejahtera. Bupati juga mendorong untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, “tandasnya.
Acara ini kemudian dilanjutkan dengan Deklarasi Damai Menuju Indonesia Damai dan Enrekang Sejahtera. Isi deklarasi itu antara lain: meneguhkan persatuan, menolak kekerasan, provokasi, ujaran kebencian, dan hoaks, mengutamakan musyawarah jika ada perbedaan, menjaga kondusifitas daerah, serta mendorong peran pemuda dan mahasiswa untuk memberi gagasan yang kritis dan membangun demi masa depan Enrekang yang lebih baik.
Sebagai bentuk komitmen, deklarasi ini ditandatangani oleh Bupati, Wakil Bupati, Dandim 1419, Kapolres, Ketua DPRD, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Sekda, Kepala Kemenag, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Pada momen tersebut juga dilakukan penyerahan program Baznas Enrekang, dengan beberapa program yang disalurkan antara lain:
Program Enrekang peduli bantuan perbaikan rumah tidak layak huni periode Januari – Agustus 2025. Sebesar Rp 460.000.000 juta
