BeritaNasional

Ekonomi Enrekang Tumbuh 5,54% Kuartal II-2025, Andil Besar dari Sektor Pertanian dan Bawang Merah

1424
×

Ekonomi Enrekang Tumbuh 5,54% Kuartal II-2025, Andil Besar dari Sektor Pertanian dan Bawang Merah

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, masih sangat bertumpu pada sektor pertanian, khususnya tanaman pangan dan hortikultura. Dalam subsektor hortikultura semusim, komoditas bawang merah menjadi penyumbang utama, mencakup 60-80 persen dari total produksi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Enrekang, Andi Makmur Jaya, dalam pertemuannya dengan Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang, Rabu (8/10/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Enrekang itu membahas data pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, serta sosialisasi Sensus Ekonomi 2026.

Andi Makmur memaparkan, tren pertumbuhan ekonomi Enrekang dari Triwulan I ke Triwulan II tahun 2025 menunjukkan perkembangan positif dengan pertumbuhan sebesar 5,54 persen (quarter to quarter/qtq).

Selama 3 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II tumbuh lebih cepat dibanding triwulan sebelumnya,” ujarnya.

Namun, jika dilihat secara year on year (yoy), yaitu membandingkan Triwulan II-2025 dengan Triwulan II-2024, perekonomian Enrekang justru mengalami perlambatan. Laju pertumbuhan hanya sebesar 0,06 persen.

Jadi laju pertumbuhannya secara Year on Year sebesar 0,06 persen dan Quarter to Quarter sebesar 5,54 persen,” kata Andi Makmur.

Lebih lanjut, Andi Makmur menjelaskan bahwa sektor primer masih menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian Enrekang dengan porsi 46,72 persen. Sayangnya, sektor ini mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif sebesar 2,42 persen secara year on year.

Kontraksi ini, menurutnya, terutama disebabkan oleh penurunan produksi di sektor pertanian, khususnya tanaman pangan dan hortikultura, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Enrekang triwulan II-2025 tumbuh positif sebesar 2,94 persen (c-to-c),” tuturnya.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Bupati Enrekang Andi Tenri Liwang menyatakan optimisme bahwa sektor pertanian akan tetap tumbuh. Keyakinan ini salah satunya didorong oleh rencana pemberlakuan jaminan gagal panen, khususnya untuk sektor pertanian padi, yang akan mulai berjalan pada tahun depan.

Kita juga akan memberikan sertifikasi tanah untuk para petani bawang yang akan bermanfaat untuk jaminan permodalan ke sektor perbankan,” pungkas Andi Tenri Liwang.

Kebijakan sertifikasi tanah bagi petani bawang merah tersebut diharapkan dapat memudahkan akses permodalan, sehingga pada akhirnya mendongkrak produksi dan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah. (Tim/JTV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *