Dalam perjalanan panjangnya, PT Rekhabila Utama telah melewati berbagai ujian, mulai dari isu-isu miring hingga kesalahpahaman. Namun di tengah itu semua, dukungan masyarakat sekitar tidak pernah pudar.
Bahkan Kepala Lingkungan Padangpobbo menegaskan bahwa yang menolak tambang bukanlah warga Padangpobbo, melainkan pihak dari luar wilayah. Bagi warga sekitar, perusahaan ini sudah seperti bagian dari kehidupan mereka sendiri.
“Kami tahu siapa yang benar-benar tinggal di sini, siapa yang bekerja, siapa yang ikut berjuang. Kami di Padangpobbo hidup berdampingan dengan tambang ini,”tuturnya.
Kini, PT Rekhabila Utama sedang menyiapkan langkah baru, membuka peluang bagi pelaku UMKM Barru untuk ikut tumbuh bersama. Perusahaan berharap, kegiatan tambang dapat menjadi pintu rezeki yang lebih luas, memberi peluang bagi ibu-ibu penjual makanan, pengrajin, dan pelaku usaha lokal agar bisa naik kelas dan hidup lebih sejahtera.
“Kami ingin meninggalkan jejak yang baik, agar suatu hari nanti, anak-anak Barru bisa berkata, tambang ini pernah jadi bagian dari cerita kemajuan kampung kami,”ungkap Muhammad Asri.


















