BeritaEdukasiNasionalPerlemenPolitik

Ada Hasto : Mahasiswa Makassar Curhat

354
×

Ada Hasto : Mahasiswa Makassar Curhat

Sebarkan artikel ini

PDIP Perjuangan siap perjuangkan aspirasi mahasiswa

JURNALTIVI.COM, MAKASSAR – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menghadiri kegiatan Ngopi Kebangsaan bersama para pemuda Sulsel di Kota Makassar, Senin malam (25/11/2025).

Dialog yang digagas sejumlah tokoh pemuda di Makassar ini dipandu Erika Tansil selaku Pemuda Katolik Komda Sulawesi Selatan.

Dialog yang hampir berjalan tiga jam ini, sejumlah mahasiswa curhat dihadapan Sekjen PDI Perjuangan tersebut.

Curhat para mahasiswa ini mulai dari persoalan pemerintah daerah, pendidikan didaerah hingga dampak sosial hingga kemajuan terknologi dinegeri ini.

Curhatan para mahasiswa tersebut ditanggapi serius politikus PDI Perjuangan.

Di hadapan puluhan mahasiswa, Hasto menegaskan pentingnya gagasan, imajinasi, dan kepeloporan anak muda dalam membangun masa depan bangsa.

Hasto menyampaikan bahwa sejarah Republik Indonesia tidak lepas dari peran generasi muda yang memelopori perubahan.

“Ya, spiritnya adalah membangun ide, gagasan dan imajinasi buat anak-anak muda. Karena sejarah Republik Indonesia dibangun oleh kepeloporan anak-anak muda yang membangun intelektual leadership, memahami persoalan rakyat Indonesia, dan kemudian menjawab berbagai tantangan sehingga mereka menjadi pionir di dalam bidangnya,” ujar Hasto kepada medua setelah acara selesai. Senin, 24 November 2025 malam.

Lanut Hasto, ia merespon banyaknya pemuda menyuarakan sejumlah persoalan yang mereka rasakan langsung, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ketidakadilan sosial.

“Bahkan tadi ada juga tentang pertarungan dalam kehidupan perekonomian rakyat yang diwarnai hegemoni kekuatan kapitalisme global. Maka PDI Perjuangan hadir memberikan ide, advokasi, dan berbagai upaya,” kata Hasto.

Lalu dirinya menegaskan, ruang dialog yang dibangun tidak terkait pilihan politik para pemuda. ” Demokrasi memberikan jaminan kebebasan bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat, termasuk kepada partai politik.” Ujar Hasto.

“Kami lebih mencari suatu ide gagasan dari mereka. Kami belajar dari semangat anak-anak muda,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *