Anggota MPO PB IKA PMII, Idrus Marham
Jakarta, Jurnaltivi.com – Anggota MPO PB IKA PMII, Idrus Marham, menyerukan agar konflik internal dalam tubuh PBNU segera fokus untuk dijernihkan, bukan dijadikan ajang konsolidasi kelompok. Menurutnya, gejolak yang terjadi saat ini bukan sekadar persoalan figur, melainkan sinyal bahwa NU semakin menjauh dari nilai “kepemilikan bersama” yang menjadi jiwa utama jam’iyah.
Di tengah kegaduhan itu, Idrus Marham tampil sebagai pengkritik vokal. la menegaskan bahwa NU tidak boleh dijadikan “zona perebutan kekuasaan” di antara segelintir elit. Menurut dia, PBNU harus kembali menjalankan nilai-nilai musyawarah, transparansi dan pengabdian kepada warga NU bukan menjadi tempat untuk manuver politik internal.
”NU ini milik rakyat, milik warga NU, bukan milik satu kelompok kecil,”kata Idrus dalam pernyataannya.
la mengingatkan bahwa sejarah NU dibangun dari pesantren, akar rumput dan kolektivitas umat, bukan dari politik elite yang mengkapling organisasi untuk kepentingan sesaat.


















