“Pelayanan kesehatan berbasis digital memungkinkan kita menghadirkan kualitas terbaik sekaligus menjangkau populasi yang lebih luas. Pemerataan akses internet juga sangat mendukung program ini,” tambahnya.
Prof. Jamaluddin mengapresiasi dukungan berbagai pihak, baik dari industri maupun instansi pemerintah, termasuk mitra dari TNI Angkatan Laut yang turut berkolaborasi dalam kegiatan tahunan ini.
Ia menegaskan bahwa setiap program di Fakultas Kedokteran Gigi Unhas harus berjalan beriringan dengan penguatan sumber daya manusia agar mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti BKGN harus terus mendorong hadirnya penelitian terapan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Tidak boleh ada kegiatan besar tanpa melibatkan pengembangan SDM,” tegasnya.
BKGN 2025 menghadirkan berbagai layanan seperti pemeriksaan gigi, perawatan dasar, edukasi kesehatan mulut, serta konsultasi dengan tenaga profesional. Program ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan gigi dan gusi sejak dini.


















